Selasa, 03 Februari 2026

Proses Pencernaan Pada Karbohidrat

 Mekanisme Pencernaan Karbohidrat  (Movement of Carbohydrates in the Human Digestive System)

Proses pergerakan dan pencernaan karbohidrat dalam sistem pencernaan manusia melibatkan serangkaian proses mekanik dan kimiawi yang kompleks untuk mengubah polisakarida menjadi monosakarida yang dapat diserap oleh tubuh.

**1. Rongga Mulut (Ingesti dan Pencernaan Awal)**

Pencernaan karbohidrat dimulai di mulut. Secara mekanik, gigi menghancurkan makanan, sementara secara kimiawi, kelenjar ludah menyekresikan enzim amilase saliva (ptialin).

- Enzim ini memutus ikatan glikosidik pada pati (polisakarida) menjadi unit yang lebih sederhana seperti maltosa (disakarida).

- Reaksi kimiawi sederhana:


**2. Esofagus (Transportasi)**

Makanan yang telah dikunyah (bolus) ditelan dan bergerak menuju lambung melalui esofagus. Pergerakan ini didorong oleh gerak peristaltik, yaitu kontraksi otot polos yang bergelombang untuk mendorong massa makanan ke bawah.


**3. Lambung (Pencampuran)**

Di dalam lambung, bolus bercampur dengan asam lambung (HCL). Meskipun tidak ada enzim khusus karbohidrat yang disekresikan di sini, suasana asam (pH=2) menyebabkan inaktivasi amilase saliva, sehingga pencernaan kimiawi karbohidrat berhenti sementara. Makanan diubah menjadi massa semi-cair yang disebut kimus (chyme).


**4. Usus Halus (Pencernaan Kimiawi Akhir)**

Kimus masuk ke duodenum (usus dua belas jari), di mana pencernaan karbohidrat mencapai tahap intensif:

- **Amilase Pankreas:** Pankreas menyekresikan enzim amilase ke usus halus untuk memecah sisa pati yang belum terhidrolisis di mulut menjadi maltosa.

- **Enzim Disakaridase:** Sel-sel pada dinding usus halus (brush border) menghasilkan enzim spesifik untuk memecah disakarida menjadi monosakarida:

  - Maltase : Memecah maltosa menjadi dua molekul glukosa.

  - Sukrase : Memecah sukrosa menjadi glukosa dan fruktosa.

  - Laktase : Memecah laktosa menjadi glukosa dan galaktosa.




**5. Penyerapan (Absorpsi)**

Hasil akhir pencernaan berupa monosakarida (terutama glukosa) diserap melalui dinding usus halus yang memiliki lipatan-lipatan kecil yang disebut vili dan mikrovili.

- Glukosa dan galaktosa diserap melalui transpor aktif sekunder yang bergantung pada natrium (Na+).

- Fruktosa diserap melalui difusi terfasilitasi.

- Setelah masuk ke dalam sel epitel usus, molekul-molekul ini masuk ke dalam kapiler darah dan dibawa oleh vena porta hepatika menuju hati untuk didistribusikan ke seluruh tubuh sebagai sumber energi utama.


**6. Usus Besar (Eliminasi)**

Karbohidrat yang tidak dapat dicerna oleh enzim manusia, seperti selulosa (serat), akan diteruskan ke usus besar. Di sini, serat difermentasi sebagian oleh bakteri usus, menghasilkan gas dan asam lemak rantai pendek, sementara sisanya dikeluarkan sebagai feses.


Proses Pencernaan Pada Karbohidrat

 Mekanisme Pencernaan Karbohidrat  (Movement of Carbohydrates in the Human Digestive System) Proses pergerakan dan pencernaan karbohidrat d...